SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kembali merealisasikan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kali ini, bantuan diberikan kepada Sandi (27), seorang pemuda yatim piatu warga Kampung Simpang RT 03 RW 08, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung.
Bantuan tersebut terealisasi berkat rekomendasi Lembaga Swadaya Masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung (LSM Dampal Jurig) Jawa Barat, yang selama ini aktif melakukan pendataan kondisi rumah warga kurang mampu di berbagai pelosok Kabupaten Sukabumi.
Ketua LSM Dampal Jurig Jawa Barat, Irvan Azis, menjelaskan bahwa program bakti sosial pembangunan Rutilahu ini merupakan hasil sinergi antara pihaknya dengan Bupati Sukabumi, Dinas Perkim, serta Baznas Kabupaten Sukabumi.
“Selama ini kami turun langsung ke lapangan, berkeliling ke berbagai wilayah untuk mendata rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Hasil temuan tersebut kami laporkan kepada pemerintah daerah agar segera ditindaklanjuti,” ujar Irvan, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, pembangunan rumah Sandi menjadi salah satu dari sekitar 50 titik lokasi bantuan yang telah direalisasikan.
Ia menuturkan, rumah milik Sandi sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi dan angin puting beliung hingga nyaris rata dengan tanah. Kondisi tersebut membuat Sandi terpaksa mengungsi dan tinggal sementara bersama sanak saudaranya karena rumahnya tidak lagi layak huni.
“Alhamdulillah, laporan kami selalu mendapat respons cepat dari pemerintah. Salah satunya rumah Sandi ini yang kini sedang dibangun kembali,” tambahnya.
Sementara itu, Anwar Legar, kerabat Sandi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Sukabumi, Dinas Perkim, Baznas, serta LSM Dampal Jurig atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Sekarang pembangunan rumah sudah sekitar 80 persen. Insya Allah dalam dua minggu ke depan selesai dan bisa segera ditempati,” ungkapnya.
Program Rutilahu ini diharapkan dapat terus berlanjut guna membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan hunian yang aman, sehat, dan layak, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di Kabupaten Sukabumi.

