KOTA BEKASI — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi program kerja, Wali Kota Bekasi menggelar pertemuan bersama Koordinator Komunitas "Ngopi Broo" Tingkat RW se-Kecamatan Bekasi Barat. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Komunitas Ngopi Broo, Jalan Pesut 2, Perumahan Harapan Baru 2, Kota Bekasi, Minggu (27/9/2026) malam.
Camat Bekasi Barat, Andi Kristanto, S.STP., M.M., dalam paparannya menyampaikan bahwa total keseluruhan koordinator wilayah di Bekasi Barat berjumlah 857 orang. Seluruh koordinator tersebut merupakan tokoh masyarakat di lingkungannya masing-masing.
Adapun rincian koordinator tersebut terdiri dari 16 koordinator tingkat kelurahan, 92 koordinator tingkat RW yang sudah terbentuk, serta 749 koordinator tingkat RT (dengan 245 koordinator yang telah terbentuk).
"Insyaallah, pembentukan target sisa koordinator tingkat RT ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026, sekaligus dilakukan pengukuhan seluruh koordinator," ujar Andi.
Rincian 16 koordinator tingkat kelurahan meliputi:
* **Kelurahan Kota Baru:** Sulashastomo, S.Sos., M.M.; Budiman Setiady, S.T.; Denny Aditiya Purnama, S.AP.; dan Endang Kusnadi, S.T., M.Si.
* **Kelurahan Bintara:** Ahmad Jazuli, S.AP.; Yahya Rachmansyah Lubis, S.H.; dan Veto.
* **Kelurahan Jakasampurna:** Murdiantinah, S.E.; Edi Bernanta, S.T., M.T.; dan Patuloh, S.Sos.
* **Kelurahan Bintara Jaya:** Siti Nurhayati, S.Sos., M.Si.; Indriani Kartini, S.E.; Fudholi; dan Mursidi.
* **Kelurahan Kranji:** Fitriah Purwanti, Ahmad Sopyan, dan Arnata.
Andi menegaskan bahwa pembentukan koordinator wilayah ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata keberlanjutan dan dinamika organisasi agar semakin dekat dengan masyarakat.
Kehadiran para koordinator ini memiliki dua peran strategis utama:
1. **Jembatan Komunikasi:** Menjadi penyambung lidah dan perpanjangan tangan antara Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto, dengan masyarakat agar kebijakan serta program kerja pemerintah dapat tersampaikan dengan baik.
2. **Pusat Aspirasi:** Menjadi wadah untuk mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi warga di wilayahnya masing-masing.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan rencananya untuk berkantor di tingkat RW mulai Januari 2027. Langkah ini disiapkan untuk memperkuat komunikasi langsung dengan warga serta memantau secara mendalam berbagai persoalan di lingkungan.
Selain itu, kehadiran Wali Kota di tengah masyarakat juga bertujuan untuk meninjau secara langsung pemanfaatan dana alokasi Rp100 juta per RW melalui program *Lingkar Keren*. Langkah ini diharapkan dapat memastikan apakah penggunaan anggaran tersebut sudah tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan prioritas warga.
Sumber Camat Bekasi Barat/Hasanudin Mega
(Akbar)
